Al fakher - cita rasa sempurna untuk shisha terbaik anda

Al Fakher Tobacco merupakan salah satu produk Muassal Shisha yang berasal dari Uni Emirat Arab.Dengan varian rasa yang beraneka macam, Al Fakher Tobacco menambah selera Anda dalam Ber-shisha. Di produksi sejak tahun 1999 Al Fakher kini telah menjadi salah satu produk Muassal Shisha yang paling terkenal di dunia. Berfokus pada penjualan yang terpusat pada seller di setiap daerah,saat ini Al Fakher Tobacco telah hadir di setiap penjuru Indonesia melalui PT TOM Cococha Indonesia sebagai satu-satunya importir resmi di Indonesia.

Penjualan No. 1 Di Dunia

  

Al Fakher memimpin sektor shisha dalam melakukan studi ilmiah untuk membantu pihak yang berkepentingan memahami produk tembakau shisha. Shisha bukannya tanpa risiko, tetapi penilaian berbasis bukti terhadap produk Al Fakher sendiri adalah penting.

Al Fakher melakukan studi ilmiah dan analisis ke dalam produk yang diluncurkan. 

Al Fakher memulai sebagai produsen shisha pada tahun 1999. Sampai saat ini, Al Fakher telah dijual di lebih dari 100 negara dan mendapatkan kepercayaan dan loyalitas pecinta shisha di seluruh dunia. Sambil mempertahankan komitmen terhadap kualitas produk,

Al Fakher juga fokus untuk mengimplementasikan berbagai cara untuk menyenangkan pelanggannya. Kualitas shisha yang konsisten dan inovatif serta lezat, akan terus mendorong kami untuk terus maju.

PRODUK AL FAKHER

kekuatan rasa sejati

MINT

Rasa khas yang mencakup bahan pendingin terbaik

TWO APPLES

Rasa apel yang lembut dipadukan dengan rasa asam manis

GUM

Campuran lembut dan ringan dengan rasa minty.

GUAVA

Perpaduan buah tropis dengan rasa bersahaja dan kayu.

mango

Rasa mangga matang segar yang kaya dengan sentuhan yang lembut.

kiwi

Perpaduan tropis yang padat dengan rasa dan aroma.

orange

Kenikmatan jeruk khas dengan rasa zesty yang bertahan lama.

peach

Rasa persik tajam yang seimbang sempurna dengan tekstur yang sangat halus.

grape

Rasa anggur campuran dengan aroma yang lembut.

Tentang Tembakau Shisha

Budaya dan sejarah Shisha yang unik membentang berabad-abad di seluruh benua, dan menyatukan fitur dari komunitas yang beragam di seluruh dunia.

Menikmati shisha telah menjadi kegiatan sosial dan budaya sejak kemunculannya yang pertama di India pada abad ke-16. Tradisi berkembang dari Persia pada abad ke-17, ke Turki pada abad ke-18, Mesir dan Pakistan di abad ke-19, dan berlanjut ke Eropa Barat dan Amerika Serikat ketika dunia menjadi lebih terhubung secara global dan para migran membawa budaya mereka ke sana.

Saat ini, menikmati shisha bersama telah menjadi simbol rasa hormat, keramahan, dan keakraban sosial di banyak komunitas.

Molase shisha biasanya mengandung antara 15% s/d 25% tembakau. Sisanya terdiri dari molase, gliserin dan perasa. Molase shisha dipanaskan, tidak dibakar. Elemen pemanas eksternal yang bersumber dari arang, ditempatkan di atas mangkuk yang berisi tetes tebu. Biasanya, molase shisha dipanaskan hingga sekitar 190°C, melepaskan aerosol yang terdiri dari 60% air, 15% gliserol, dan 25% partikel kering yang mencakup rasa dan nikotin. Penggunaan shisha biasanya sesekali. Dibutuhkan waktu dan keterampilan untuk mempersiapkannya dan tidak dapat dibawa-bawa dengan mudah seperti produk tembakau atau nikotin lainnya. Shisha umumnya dinikmati dalam kegiatan komunitas, mingguan atau bulanan. Sebuah penelitian di Amerika Serikat menemukan bahwa 90% pengguna shisha menikmatinya setiap 1 bulan sekali, sementara di Jerman, German Federal Risk Institute memperkirakan bahwa rata-rata mereka menikmati shisha dua kali seminggu.

testimoni

kepuasan pelanggan

"Tidak mudah mendapatkan Al Fakher, tapi begitu saya mendapatkannya, sangat puas."
dian natalie
ARSITEK
"Tidak ada produk tembakau shisha lain yang mampu menyaingi kualitas Al Fakher"

David PARDOSI
MUSIKUS
"Sudah sangat sesuai dengan selera saya, tidak akan berpindah ke lain produk."

JHON SATRIA
DANCER